Rabu, 11 Januari 2017

Subuh Bergetar

Adzan subuh berkumandang membuat hatiku berdebar kencang.
Mata yang berat akibat kantuk sirna menjadi terang menerang, menatap tajam.
Ingatan masalalu datang menyelimuti kabut gelap di akhir malam.
Nafas sesak udara ku hirup membuat jantung bekerja lebih keras.
Dadaku terasa panas dengan pikiran yang tak kunjung berhenti, tentang sabda-Mu dan kenyataan yang ku lihat sendiri.

Banyak hal yang ingin ku tanyakan padaMu, untuk mengungkap tabir kehidupan ini.
Tentang apa yang mereka perjuangkan untukMu.
Tentang nilai yang kau hembuskan dalam 99namaMu.
Tentang bacaan yang menjadi petunjuk jalan untuk menghadapMu.
Tentang rasa yang harus ku telan demi menghadirkan diriMu.
Tentang pasrah yang harus aku lakukan demi skenario terindahMu.
Tentang cinta yang selalu Kau getarkan hati dan jiwaku untuk selalu mengingatMu.

Mengingatmu adalah sesuatu yang terlalu menarik untuk akalku, mencari ujung dari masalah-masalah yang terjadi, yang saling berkaitan satu sama lainnya, saling turun menurun, dan saling berpelukan dengan mesra. Hanya denganMulah, aku dapat menelusurinnya, hingga ujungnya pun mustahil aku dapat, dan aku banyak sekali menemukan persimpangan.

Dipersimpangan itulah ku temui banyak pintu, yang belum pernah aku ketahui jalan untuk kemana.
Jika aku tersesat, berikanlah aku kesesatan yang indah, yang dapat memberiku banyak pelajaran, pemaknaan yang dalam, kemanusiaan yang tinggi, kasih sayang yang melindungi, nilai2 kebaikan luhur budi pekerti yang dapat digali agar dapat merubah peradaban sejahtera dan damai.
Aku minta petunjukMu, dan memintaMu untuk selalu mendampingiku, dengan cara aku melibatkanMu dalam segala sesuatu.

Terima kasihku kepadaMu, Sang Pencipta Fajar.

0 komentar:

Poskan Komentar

Popular Posts

Pages