Jumat, 26 Oktober 2012

Siapa Aku?

Dalam perjalanan kisah hidup seseorang tentu akan bertanya siap dirinya sendiri. Dasar dari mengetahui tentang sesuatu yang akan bermanfaat untuknya atau pun yang akan merugikannya. Seseorang belum tentu bisa tenang jika dia belum dapat mengetahui dirinya sendiri. Seperti alat yang akan kita gunakan untuk membuka pintu yang terkunci adalah kunci itu sendiri.

Siapa aku?
Diri sendiri hanya dapat menerka dan membayangkan seperti apa "aku" yang akan di mainkannya dalam kehidupan. Semua orang berperan sesuai dengan apa yang ada di dalam dirinya sendiri. Semua orang akan menjadi ahli dalam suatu bidang apabila ia mampu mengetahui dirinya sendiri dan mencoba untuk mengembankannya. Dengan tekun dan giat dalam mengetahui serta menggali potensi yang ada dalam diri, maka peran yang akan dibawakannya dalam kehidupan ini semakin jelas, dan mampu menjadi pemeran utam yang sangat berpengaruh dalam kehidupan bermasyarakat.

Untuk mengenali siapa aku, dapat dilakukan dengan dua cara, yaitu "Apa kelebihan yang dipunya?" dan "Apa kekurangan yang dipunya?".

Apa kelebihan yang dipunya?
Setiap manusia yang hidup di muka bumi pasti memiliki kelebihan, keunggulan dan keutamaan yang dapat membawanya menjadi orang besar dan berpengaruh di dunia. Temukan kelebihan diri itu dalam aktifitas yang menyenangkan serta membawa manfaat bagi orang lain. Semakin orang tersebut senang akan yang dikerjakannya, maka besar kemungkinan kesenangan itulah yang akan membawanya sukses. Tidak ada beban dan hambatan yang berat yang akan dia temui karena kegiatan yang dilakukannya adalah untuk kesenangannya.

Apa kekurangan yang dipunya?
Setiap kelebihan pasti ada kekurangannya. Tak ada gading yang tak retak. Tiada jalan yang tak berliku. Tak akan sampai gunung di peluk. Kekurangannya yang dimiliki seseorang menandakan adanya batasan dan kewaspadaaan terhadap apa yang dapat menimpa dirinya sehingga tidak terjatuh terlalu dalam. Kekurangan ini tidak bisa dihilangkan, namun dapat di kendalikan. Semakin kekurangan tersebut keluar dari diri seseorang, maka orang tersebut akan telihat kecil dimata orang lain, karena kekurangan tersebut dapat menghambat perkembangan seseorang yang setiap orang itu dijanjikan sukses.

Sekarang, bagaimana seseorang dapat menyikapi hal tersebut. Siapa aku menjadi pembuka dari dirinya agar menjadi "aku" yang sebenarnya.

0 komentar:

Poskan Komentar

Popular Posts

Pages

Cari Blog Ini

Diberdayakan oleh Blogger.